Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Siapakah Sahabat Itu ?




Nilai suatu persahabatan sebenarnya dilihat dari ketulusan hati dan kesediaan untuk berkorban bagi orang lain.Sahabat manakah yang telah sedemikian hebat mengorbankan miliknya untuk kepentingan orang lain??
Dunia sudah semakin tumbuh dalam keegoisannya,hubungan antar manusia semakin kering,tingkat persaingan semakin tinggi dan kemajuan teknologi yang telah memungkinkan manusia untuk tidak berhubungan dengan orang lain tanpa melalui tatap muka atau bersalaman.
Menjadi sahabat di kala senang dan berkelimpahan adalah hal yang wajar karena siapapun bisa melakukan ini.Namun menjadi sahabat justru di saat mereka dalam keadaan susah dan berduka menjadikan nilai persahabatan tersebut begitu tinggi.Dalam dunia yang semakin bengkok ini,intisari persahabatan justru dibungkus oleh harapan harapan pamrih untuk jangka panjang.Acapkali persahabatan dibangun supaya orang tersebut ingat kalau ada putaran mutasi,supaya proyek dapat dimenangkan,dan bahkan kadangkala persahabatan dibangun untuk menjatuhkan orang tersebut dikemudian hari.
Persahabatan sejati tidak melihat hasil dan buah dari persahabatan tersebut,namun kedua belah pihak menikmati proses yang terjadi sebagai bagian dari tugas kehidupan.Itulah sebabnya seorang bijak pernah mengemukakan : " Sahabat sejati adalah orang yang mau mendengar dan mengerti ketika anda mengungkapkan perasaan anda yang paling dalam.Ia mendukung ketika anda tengah berjuang.Ia menegur dengan lembut penuh kasih ketika anda berbuat salah,dan ia memaafkan ketika anda gagal.Seorang sahabat sejati melecut anda untuk pertumbuhan pribadi,mendorong anda memaksimalkan potensi anda sepenuhnya.Adapun yang paling menakjubkan,ia merayakan keberhasilan anda seolah olah keberhasilannya sendiri."
Ketika sang surya mulai memalingkan wajah di ufuk barat hari ini,mari kita merenung," Sudahkah kita menjadi sahabat sejati bagi orang lain,dan siapakah sahabat sejati kita yang sesungguhnya hingga hari ini??"

Apakah Arti Persahabatan ?



Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu
teman yang mementingkan diri sendiri.
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan
 dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.
Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya…
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.
Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur – disakiti, diperhatikan – dikecewakan, didengar – diabaikan, dibantu – ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis. Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.
Ingatlah kapan terakhir kali kamu berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping kamu ?? Siapa yang mengasihi kamu saat kamu merasa tidak dicintai ?? Siapa yang ingin bersama kamu saat kamu tak bisa memberikan apa-apa ??
sahabat kau sangat berguna bagi hidupku
 

Blogger news

Blogroll

About